Translate

Saturday, May 1, 2010

kompresor

I. Pendahuluan

Definisi

Kompresor adalah peralatan/mesin yang digunakan untuk menaikkan energi yang dikandung oleh gas/uap.

Kenaikan energi gas/uap dapat berupa: kenaikan tekanan, kenaikan head, kenaikan kecepatan, kenaikan temperatur, dll.

Di industri, kompresor banyak digunakan sebagai alat untuk mentransportasikan atau mengalirkan bahan baku atau produk yang berbentuk gas dari suatu peralatan ke peralatan lainnya dan sebagai penyedia udara/gas bertekanan.

Sejarah Perkembangan Kompresor

· Sampai akhir abad ke-19 orang hanya mengenal kompresor bolak balik.

· Kompresor sentrifugal baru dikenal tahun 1899 ketika Rateau untuk pertama kali membuat kompresor sentrifugal, yang berupa suatu blower (kompresor sentrifugal tekanan rendah) satu tingkat dengan kapasitas aliran sekitar 2000 m3/h, penaikan tekanan sebesar 5,8 m kolom air pada putaran 20.000 rpm.

· Rateau membuat kompresor betingkat pertama kali tahun 1905 yaitu satu kompresor lima tingkat yang menghasilkan kapasitas aliran 2.500 m3/h tekanan 4 m kolom air pada putaran 4.500 rpm.

· Kompresor aksial dikembangkan pertama kali oleh Persons pada awal abad ke-20.

· Pada tahun 1909 sebuah pabrik di Frankfurt berhasil membuat kompresor yang dapat menaikan tekanan dari 1 ata (atmosfir absolut) menjadi tekanan 7 ata dengan kapasitas 7.000 m3/h.

· Kompresor tersebut berupa kompresor bertingkat duabelas dan mempunyai dua rumah. Diantara kedua rumah tersebut dipasang pengdingin antar tingkat (intercooler).

II.Klasifikasi Kompresor

2.1 Berdasarkan prinsip kerjanya, kompresor dapat dibagi menjadi:

a) Kompresor perpindahan positif (positive displacement compressor): adalah kompresor dimana kenaikan tekanan diperoleh dengan cara penekanan langsung yaitu dengan memperkecil volume ruang tertutup.

b) Kompresor dinamik (Dynamic comprssor): adalah kompresor dimana kenikan tekanan diperoleh dengan pemberian energi kinetik (mempercepat).

2.2. Kompresor perpindahan positif

Kompresor perpindahan positif dapat dibedakan menjadi:

1. Kompresor bolak-balik (reciprocating compressor),

2. Kompresor rotari (rotary compressor)

Termasuk kedalam kompresor bolak-balik adalah:

1. Kompresor torak,

2. Kompresor diafragma, dll

Termasuk kedalam kompresor rotari:

1. Kompresor kipas (vane compressor),

2. Kompresor ulir (screw compressor),

3. Kompresor lobe (lobe compressor),

4. Kompresor torak cair (liquid piston compressor)

2.3. Kompresor Dinamik

Kompresor dinamik dapat dibedakan menjadi:

1. Kompresor aksial: aliran gas/udara sejajar sumbu poros.

2. Kompresor sentrifugal/radial: aliran gas/udara tegak lurus sumbu poros.

3. Ejektor (ejector)

2.4. Pemilihan Kompresor

Beberapa hal yang perlu dipertimbangkan dalam pemilihan kompresor beserta penggeraknya sehingga kompresor dapat beroperasi secara efisien dan ekonomis adalah:

1. Keperluan dan jenis proses

2. Kondisi operasi

3. Sumber energi/tenaga penggerak yang ada

4. Modal/biaya yang tersedia

III. Macam-Macam Kompresor

3.1. Kompresor Torak

3.2. Kompresor Diafragma




3.3. Kompresor Sirip (Vane Compressor)

3.4 Kompresor Lobe




3.5 Kompresor Piston Cair (liquid piston compressor)

3.6. Kompresor Ulir (Screw Compressor)

3.7. Kompresor Sentrifugal

3.8. Kompresor Aksial

IV. Instalasi Kompresor

Sebuah instalasi kompresor terdiri dari beberapa unit-unit peralatan yang masing-masing memiliki fungsi khusus. Unit-unit peralatan tersebut antara lain:

a) Saringan masuk (intake filter),

b) Pengering (dryer),

c) Pendingin (cooler),

d) Penampung (reservoar), dll.




V. Troubleshooting

  1. Kapasitas rendah/turun

Penyebab:

Putaran turun/rendah

Plate suction valve trganjal/putus

Filter kotor

Unloader valve terganggu

Stuffing box bocor

Tindakan yang dilakukan:

Periksa putaran dan naikkan

Bersihkan/ganti plate vave suction

Bersihkan/ganti filter

Periksa/seting ulang katup unloader

Periksa/ganti carbon ring

  1. Temperatur discharge tinggi/naik

Penyebab:

Temperatur suction naik

Water jacket kotor

Aliran media pendingin kurang

Kompresi ratio naik

Tindakan yang dilakukan:

Turunkan temperatur gas masuk

Bersihkan water jacket

Besarkan aliran media pendingin

Seting ulang rasio kompresi

  1. Temperatur discharge rendah/turun

Penyebab:

Tekanan masuk rendah

Plate suction valve terganjal/putus

Unloader valve terganggu

Ring piston aus

Tindakan yang dilakukan:

Periksa/ganti filter yang kotor

Periksa/bersihkan, seting ulang spring valve

Periksa/koreksi unloader valve

Periksa/ganti ring piston

  1. Tekanan minyak pelumas rendah

Penyebab:

Level minyak pada tangki rendah

Filter pelumas kotor

Seting regulator tekanan pelumas rendah

Kebocoran pada main bearing

Temperatur pelumas tinggi

Tindakan yang dilakukan:

Tambahkan minyak pelumas

Bersihkan/ganti filter

Seting ulang regulator tekanan

Set clearance bearing

Periksa/koreksi temperatur

  1. Kebocoran pada oil seal/scraper piston rod

Penyebab:

Scraper seal oil rusak

Clearance tidak tepat

Piston rod aus/cacat

Tindakan yang dilakukan:

Periksa/ganri oil seal/scaper piston rod

Periksa/perbaiki/ganti piston rod

  1. Banyak deposit/carbon pada valve

Penyebab:

Catu pelumas berlebihan

Temperatur silinder tinggi

Pelumas terbawa dari stage sebelumnya

Pelumas off-spec

Tindakan yang dilakukan:

Periksa/koreksi catu pelumas

Periksa rasio kompresi, temperatur masuk, dan pendingin

Periksa oil eliminator, pasang oil sparator

Periksa/ganti pelumas sesuai spec (on-spec)

  1. Noise dalam cylinder

Penyebab:

Lock nut piston longgar

Piston menyentuh silinder

Terdapat benda asing dalam silinder

Unloader valve out of position

Tindakan yang dilakukan:

Periksa/koreksi lock nut piston

Seting ulang clearance

Bersihkan silinder dari benda-benda asing

Periksa/koreksi unloader valve

  1. Noise dalam crank case

Penyebab:

Crank shaft bearing clearance tidak tepat/aus

Cross head shoes aus

Cross head bearing clearance tidak tepat/aus

Tekanan pelumas rendah

Pelumas tidak sesuai

Tindakan yang dilakukan:

Periksa/ganti bearing

Periksa/ganti cross head

Periksa/ganti cross head bearing

Naikkan tekanan pelumas

Ganti pelumas sesuai spec

VI. Pemeliharaan

Ø Selalu mengacu pada maintenance instructions atau service manual yang dikeluarkan oleh manufacture

Ø Pemeliharan kompresor bolak-balik secara umum:

Selama 24 jam operasi

Setalah 1 bulan atau 500 jam

Setiap 2000 jam

Setiap 4000 jam

Setiap 8000 jam

Setelah mencapai 10000 jam

Ø Selama 24 jam operasi, periksa/catat:

Tekanan/temperatur air pendingin

Tekanan/temperatur minyak pelumas

Putaran

Tekanan/temperatur gas masuk

Perbedan tekanan pada filter

Tekanan suction/discharge tiap stage

Temperatur gas masuk/keluar tiap stage

Tekanan/temperatur gas keluar

Periksa oil scraper ring

Ø Setelah 1 bulan atau 500 jam operasi:

Periksa seluruh instalasi, berkaitan dg poin a)

Drain air pendingin

Drain minyak pelumas dan ganti baru

Periksa/bersihkan gas dan oil filter

Periksa dan bersihkan suction dan discharge valve

Periksa ring piston

Pemeriksaan ring piston:

  1. Untuk kompresor dengan pelumasan:

Ukur keausan ring setelah 500, 1000, dan 2000 jam operasi

Bila keausan telah mencapai batas yang diijinkan segera diganti

  1. Untuk kompresor tanpa pelumasan:

Ukur keausan ring setelah 175, 500 dan 1000 jam operasi

Bila keausan telah mencapai batas yang diijinkan segera diganti

  1. Setelah 2000 jam operasi:

Pemeriksaan sperti poin a) dan b)

Periksa kebocoran pada stuffing box

Periksa oil scraper ring

Periksa cross head pin, bearing/ bushing, dan cross head guide

Periksa piston rod

Periksa unloader valve

  1. Setiap 4000 jam:

Pemeriksaan seperti poin a), b), dan c)

Periksa/kalibrasi safety/protective device

Lakukan modifikasi bila diperlukan

  1. Setiap 8000 jam

Pemeriksaan seperti poin a), b), c) dan d)

  1. Setelah mencapai 10.000 jam:

Lakukan overhaul sesuai petunjuk maintenance instruction/service manual dari manufacture

MAKALAH

KOMPRESOR

Kegiatan ini untuk memenuhi tugas mata kuliah praktek perawatan mesin industri semester v yang diampu oleh Bpk.Satworo Adiwidodo,S.T.

Oleh:

1. Wibi T.L NIM: 0631210002

2. Yunaidi NIM: 0631210184

JURUSAN TEKNIK MESIN

POLITEKNIK NEGERI MALANG

MALANG

2008

No comments: